sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Ancaman Mourinho di Ruang Ganti Chelsea

Ancaman Mourinho di Ruang Ganti Chelsea

Ancaman Mourinho di Ruang Ganti Chelsea

Manajer asal Portugal Jose Mourinho dikenal sebagai manajer yang tak pernah merasa kasihan bila menghukum atau mengkritik anak asuhnya ketika berada di depan publik atau media. Tapi dengan gaya melatih  yang dimilikinya seperti itu justru membawa dampak positif bagi para pemain Chelsea terutama di musim ini. Sejak ditinggal Mourinho pertama kali di Oktober enam tahun silam, Chelsea beberapa kali melakukan pergantian manajer dan yang dijadikan manajer merupakan manajer yang sudah berpengalaman, meski tak mempengaruhi perolehan trofi klub itu karena mereka hanya sempat tidak meraih gelar di musim 2010/2011. Namun dengan hal tersebut, otomatis Chelsea seperti kehilangan sosok yang dihormati di ruang ganti dalam hal ini manajer yang sangat berpengaruh. Kemudian kedatangan Mourinho untuk yang kedua kalinya pada musim panas itu membuat suasana di sana jadi lebih panas dan menakutkan.

Panas dalam arti yang positif yakni para pemain lebih bergairah dalam bermain dan ingin menunjukkan performa terbaiknya setiap kali dimainkan oleh sang manajer. Begitulah pengakuan gelandang Chelsea asal Nigeria John Obi Mikel yang mulai dilirik untuk masuk ke dalam skuat utama. Contohnya saja adalah Willian dan Eden Hazard yang sempat kesulitan di awal musim kedatangannya, lalu bisa membaik penampilannya dalam beberapa pertandingan belakangan ini. Atau John Terry yang musim lalu terpuruk kemudian musim ini jadi pilihan pertama di lini belakang dan menjadi kapten tim. Tak cuma itu saja, mantan pelatih Real Madrid itu bahkan rela mencadangkan pemain bintang Chelsea asal Spanyol Juan Mata, hanya karena pemain itu tak bermain sesuai instruksi yang telah diarahkannya.

Atau ketika Ashley Cole tidak masuk ke dalam skuat utama untuk sementara akibat kasus indispliner yang dilakukannya. “Dia merupakan sosok manajer yang selalu ingin kami bermain dalam berbagai cara yang diinginkannya dan memberikan 110 persen untuk tim. Jika tidak mampu, maka Anda akan keluar dari skuat. Sebagai pemain, itu yang Anda inginkan agar berkembang.” “Anda tidak mau dipinggirkan dalam setiap pertandingan, Anda tidak ingin hanya duduk saja dan berpikir ‘Anda adalah yang terbaik disini, aku tidak ingin bertahan dalam tim atau aku tidak ingin berlari setiap kali dimainkan’. Anda akan bermain pada pertandingan jika tidak melakukan hal-hal seperti itu yang seharusnya tidak dilakukan.”

“Itulah mentalitas yang dia inginkan dari tiap pemain yang ada di tim ini secara perlahan berkembang namun pasti para pemain seperti Eden Hazard, Oscar dan Willian mulai melakukan yang diinginkannya. Ini hanya soal bagaimana mereka menyadari apa maksud dari hal yang diungkapkan The Special One, ketika Anda sudah mendekati akhir musim yang panjang.”