sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Bola Online Luis Figo Sebut Italia Negara Pemain Tua

Luis Figo Sebut Italia Negara Pemain Tua

Luis Figo Sebut Italia Negara Pemain Tua

Bola Online – Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid sekaligus legenda hidup Portugal, Luis Figo mengatakan Italia adalah tempat yang nyaman bagi pemain sepak bola yang menginjak usia tua untuk tetap bermain. Figo sendiri mengatakan ini karena mempunyai pengalaman sendiri menghabiskan karir di Italia. Figo yang sempat menjadi pemain termahal di dunia saat dibeli Real Madrid dari Barcelona, menghabiskan karir sepak bolanya di Italia bersama Inter Milan saat usianya memasuki 32 tahun. Walaupun baru bergabung dengan Inter Milan saat berusia 32 tahun, Figo tetap menjadi pemain utama dan kepercayaan Inter Milan dibayarnya dengan mempersembahkan empat gelar Seri A secara berturut-turut. Figo kemudian memutuskan pensiun dari sepak bola pada musim 2009.

Atas pengalamannya ini, Figo mengaktu tidak terlalu heran jika sampai saat ini masih banyak pemain yang berusia senja masih aktif bermain di beberapa klub Italia. Figo menilai jika sepak bola Italia memang mempunyai pandangan tersendiri bagi para pemain tua. Tercatat musim ini saja ada nama-nama pemain besar yang berusia di atas 30 tahun, bahkan yang sudah berusia 40 tahun masih aktif bermain. Diantaranya adalah Javier Zanetti yang sudah berusia 40 tahun di Inter Milan, AS Roma memiliki Francesco Totti (37), kemudian adan Di Natale di Udinese (36), Andrea Pirlo di Juventus (36) dan lainnya.

Figo kemudian membandingkan kondisi ini dengan yang terjadi di liga Spanyol. Figo menilai Spanyol lebih kejam dalam memperlakukan pemain tua. Hanya sedikit pemain diatas 30 tahun yang menjadi andalan tim, diantaranya Xavi dan Puyol di Barcelona, masing-masing berusia 35 dan 33 tahun, dan nama Iker Casillas (32) di Real Madrid. Figo mengingat saat berusia 32 tahun, dia sudah ddianggap habis karirnya tapi Figo merasa beruntung bisa memilih bermain di Italia yang memberinya kesempatan bermain empat tahun dan merasa bahagia atas pilihannya tersebut. Figo menyebut jika pemain sudah memasuki usia 31 tahun di Spanyol, maka pemain tersebut sudah dianggap habis. Ini berbeda dengan yang terjadi di Italia dimana penilaian sudah habis atau belum kemampuan sang pemain ditentukan dari penilaian oleh penggemar, media dan pihak kkub sendiri.

Figo lantas memberikan contoh kebijakan bursa transfer tim-tim di Italia. Mereka masih melakukan pembelian pemain-pemain berusia 30 sampai 32 tahun karena percaya para pemain tua ini masih bisa memberikan penampilan terbaiknya. Figo menyebut transfer Andrea Pirlo dari AC Milan ke Juventus yang kini menjadi dirigen utama penyerangan Juventus walaupun sudah diatas 35 tahun. Figo menuturkan di Italia, pemain tua tidak akan dianggap habis jika tampil buruk dalam satu pertandingan. Publik akan melihat performa sang pemain terlebih dahulu sebelum memberikan cap habis kepada sang pemain. Bola Online