sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil – Sir Alex Ferguson telah mengungkapkan bahwa ia masih memiliki ikat pinggang yang mana dahulu sering digunakan guru favoritnya di sekolah untuk mencambuknya. Guru favorit Ferguson itu disebutnya sebagai sosok penting di balik tumbuhnya sosok manajer legendaris yang lahir pada penghujung tahun 1941 tersebut. Ferguson bersekolah di Glasgow’s Broomloan Road Primary School saat berusia anak-anak, dan guru favoritnya yang bernama Elizabeth Thomson sebagai salah satu guru pengajar di sana. Ferguson menyebutkan bahwqa “determinasi” dari Thomson yang membuatnya memiliki karakter tangguh sehingga membawanya kepada kemasyhuran. Ia masih menjalin kontak dengan guru sekolahnya tersebut selama karir bermainnya bersama Rangers, dan juga selama karir manajerialnya bersama Aberdeen dan juga Manchester United.

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil – Manajer yang belum lama ini memutuskan untuk pensiun tersebut juga mengungkapkan bahwa ia dikirimkan ikat pinggang yang dipakai untuk mencambuknya dulu tak lama sejak pemakaman sang guru, dan masih menyimpan harta peninggalan yang bahkan masih mencengangkan para cucu-cucu Ferguson, dan mungkin masih membutuhkan waktu lama untuk menjelaskan cara-cara disiplin dan keras beserta perlakuan ‘hairdryer’ yang terkenalnya itu. Banyak pemain yang telah merasakan kerasnya binaan Alex Ferguson namun tetap kukuh bahwa perlakuannya tersebut berguna bagi kesuksesan sang pemain.

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil – Ferguson berkata mengenai ikat pinggangnya: “Hal tersebut ada dalam pembelajaran. Para cucu saya tercengang oleh hal tersebut. Namun, itulah jenis hukuman yang akan anda dapatkan apabila anda berperilaku di luar kewajaran. Dalam kasus saya, biasanya karena perkelahian di lapangan bermain. Ketika ia (Thomson) meninggal, saya tak dapat pergi ke pemakamannya karena Manchester United sedang bermain di luar negeri, namun beberapa bulan kemudian saya menerima sebuah parsel. Ia (Thomson) mewariskan ikat pinggang tersebut kepada saya dengan surat yang bertuliskan: ’Kau akan mengetahui jauh lebih banyak mengenai ikat pinggang ini dibanding siapapun’.”. Manajer berusia 72 tahun tersebut mengenang kembali masa-masa sekolahnya ketika diajar oleh Thomson, yang ia label sebagai ‘inspirasi’ , dan mengatakan bahwa karakteristik pembeda yang terdapat dalam dirinya yakni kepribadian, determinasi, dan energy adalah keharusan untuk setiap orang yang ditugaskan memimpin orang lain – termasuk manajer sepakbola.

Bola Online Piala Dunia Ferguson Teringat Hukuman Masa Kecil – Determinasi tanpa menyerah Ferguson yang terlihat bersama tim Manchester United dengan gamblang ia katakan adalah hasil didikan Thomson. “Elizabeth Thomson adalah inspirasi bagi saya. Itulah kata-kata yang paling tepat untuk mendeskripsikannya. Area Glasgow tempat saya besar, Govan, merupakan salah satu area dengan tingkat pembolosan tertinggi di kota Glasgow. Ia seperti datang dari dunia berbeda. Ia berasal dari kelas menengah, keluarga makmur, namun ia memiliki determinasi. Ketika pertama kali ia berada di sekolah dasar Broomloan Road, ia berkeliling ke rumah setiap muridnya yang tak ada di kelas pada hari itu dan berkata: ’apabila anak anda tidak ada di sekolah esok hari, maka saya akan kembali ke sini’.”, ujar Ferguson.