sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Bola Online Ujian Kesempurnaan Tim Ibukota

Ujian Kesempurnaan Tim Ibukota

Ujian Kesempurnaan Tim Ibukota

Bola Online – Serie A giornata ketujuh menampilkan duel dua rival besar pasca calciopoli; Inter melawan Roma. Keduanya sama-sama belum terkalahkan. Tetapi, bedanya ada pada jumlah kemenangan. Roma berhasil menyapu bersih semua tiga poin yang tersedia, sementara Inter harus tertahan melawan Juventus dan kecolongan poin dari Cagliari. Roma dan Inter juga musim ini sama-sama kuat di pertahanan maupun penyerangan. Kedua klub merupakan tim yang paling sering membobol gawang lawan dan paling sedikit kebobolan, Roma di posisi satu untuk urusan ini sedangkan Inter Milan ada di posisi kedua dalam urusan mencetak gol dan menahan gawang. Roma dalam keadaan di atas angin sekarang. Tapi, yang harus diingat adalah bahwa Roma baru menghadapi Lazio sebagai salah satu tim kuat di Italia. Pelatih Rudi Garcia juga mencoba untuk mengingatkan anak asuhannya bahwa Roma masih jauh dari sempurna. “Tim ini bukanlah sebuah tim impian dan masih jauh dari sempurna untuk dikatakan seperti itu. Anak-anak asuhan saya hanya mencoba untuk menjalani laga dan memenangkannya.” Ucap Rudi Garcia usai sebuah sesi latihan.

Sementara itu, Inter juga tidak takut menghadapi AS Roma. Mereka yakin bisa mengatasi tim serigala. Apalagi tim ular berada di kandangnya sendiri, Giuseppe Meazza. Walaupun segalanya seperti tidak memihak Inter, baik dari segi posisi terkini maupun statistik lima pertemuan terakhir. Roma menang empat kali dan sisanya seri. Tetapi sekali lagi, hal itu tidak membuat ciut nyali Inter. Perasaan tidak gentar seperti itu kemudian diwakili oleh striker mereka yang baru saja sembuh dari cedera yakni Diego Millito. Kata Millito, “Kami tidak pernah takut melawan siapa pun, ketika tahun 2010 kami tidak diunggulkan melawan Barcelona kami kemudian menang, lalu pada tahun 2012 saat kami lagi-lagi dianggap sebelah mata melawan Juventus, kami malah mematahkan rekor tidak terkalahkan mereka, jadi kenapa harus takut hanya melawan Roma saja.” Sebuah perang urat saraf memang.

Roma dan Inter dianggap melakukan pembelian terbaik justru pada posisi pelatih. Roma mendatangkan Rudi Garcia yang kemudian menyempurnakan karakter Roma yang sudah terbentuk dari beberapa musim terakhir. Rudi Garcia yang sukses bersama Lille meraih double winners di tahun 2011 yang membuatnya menjadi manager of the year Ligue 1 Prancis menyuntikan semangat bertanding dan mental efektif bermain. Sedangkan, Inter mendatangkan Walter Mazzari yang sukses mengembalikan nama Napoli sebagai klub yang diperhitungkan di Italia.

Ini memang akan menjadi salah satu pertandingan yang dinantikan akhir pekan ini oleh para penggemar sepak bola di mana pun berada. Apalagi karakter kedua tim kini sama-sama menyerang tidak ada lagi “Inter yang membosankan” atau “Roma yang hanya bermain-main umpan” Sama-sama efektif dan mematikan, sama-sama baik dalam pertahanan. Apalagi yang diharapkan dari pada pertandingan ciamik? The Beauty of Serie A akan tersaji di sini. Jadi set alarm jam atau telepon genggam anda agar tidak terlewat ini big match. Bola Online