sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Hoddle Pertimbangkan Latih Timnas Inggris U-21

102hoddleDM_468x296

Hoddle Pertimbangkan Latih Timnas Inggris U-21

Berita World Cup – Glen Hoddle akan mempertimbangkan tawaran untuk kembali memanajeri timnas U-21 Inggris, dengan satu syarat : FA harus menjamin ketersediaan pemain utama. Mantan manajer timnas Inggris telah digemborkan menjadi pengganti Stuart Pearce yang potensial. Pearce mendapat kecaman dari public Inggris setelah kegagalan tim muda mereka dalam mengikuti turnamen Euro U-21 di Israel. Alih-alih memenangi turnamen, skuad besutan Stuart Pearce mendapat pukulan telak dengan tiga kali kalah beruntun. Hanya satu gol yang dicetak oleh timnas Inggris U-21, itupun dari hadiah penalty. Hoddle mengatakan  jika inggris ingin peruntungan yang baik dalam setiap kejuaraan yang diikuti, mereka harus melakukan perubahan besar.

“Pekerjaan (menjadi manajer timnas Inggris U-21) tak akan menarik minat saya jika mereka tidak mengganti peraturan,”ujar Hoddle. “Mengapa seseorang harus tertarik menukangi timnas Inggris U-21 bila kau tak diijinkan untuk membawa pemain terbaik bersamamu? Mirip sekali saat kita bertinju hanya menggunakan satu lengan saja. Negara lainnya sengaja membawa tim terkuat yang mereka miliki dan pemain-pemain yang telah bermain di pertandingan besar. Artinya mereka memiliki pengalaman yang hebat. Pemain yang dimiliki oleh tim lain adalah mereka yang setidaknya menjadi cadangan dalam skuad regular level senior.

Mantan pemain Inggris berusia 55 tahu mengatakan kepada TALKSPORT bahwa Chairman FA Greg Dyke adalah orang yang tepat untuk pekerjaan (menjadi manajer timnas Inggris U-21) tapi dia mempunyai tugas monumental untuk mengubah generasi pesepakbola Inggris dimasa datang. “Greg Dyke yang akan menjabat sekarang (sebagai Chairman FA) dan Saya rasa dia mempunyai karakter yang cocok dengan kebutuhan saat ini. dia adalah orang yang sangat berpengalaman dan dia termasuk orang yang tak tahu malu, kita butuh orang yang tak tahu malu dan bermuka badak sekarang.

“Kita perlu melihat generasi pesepakbola yang ada sekarang, bagaimana mereka berlatih pada uur 8,9,10 tahun. Kita perlu merubah generasi sepakbola, mengubah mereka menjadi pemain yang nyaman dengan bola, mengontrol bola dengan baik dan memainkannya dengan efektif. Menjadi pemain yang cepat dan kuat adalah faktor yang penting, tapi bila pemain yang cepat dan kuat tak dapat mengontrol bola dengan nyaman, apa yang terjadi? Saat mereka menerima umpan dalam posisi yang sempit, apakah pemain itu dapat mengontrol bola dengan baik? Bila kita tak dapat melakukan hal sederhana seeprti mengontrol bola di sudut yang sempit, saya takut bahwa dua puluh tahun yang akan datang sepak bola Inggris tak akan berkembang.

Kita harus melihat peraturan dan menganggap segala perubahan yang ada didalamnya adalah hal yang serius karena peraturan dapat merubahnya jalannya permainan. Kebanyakan pemain yang mengenakan seragam timnas U-21 bermain di Divisi Championship, dengan tanpa mengurangi rasa hormat pada Divisi Championship yang merupakan kompetisi yang ketat, tim dapat melangkah lebih jauh dalam turnamen Internasional bila berisi pemain yang bermain di Liga Premier Inggris atau Liga Champions. Tekanan yang dihadapi oleh pemain di Liga Champions dan Liga Premier sebanding bahkan dalam beberapa pertandingan Liga Champions lebih kompetitif dari Piala Dunia. Perace memiliki beberapa nama yang bermain di kompetisi Eropa dan sebenarnya bisa dipanggil ke Israel, seperti Phil Jones dan Alex-Oxlade Chamberlain, tapi mereka berdua dipanggil oleh timnas senior. Hoddle merasa bahwa pemain muda yang terlalu diprioritaskan bermain di level senior telah mengingkari salah satu tujuan untuk pengembangan pemain Internasional yang berkualitas.