sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Waktu Hampir Habis Untuk Sunderland

Waktu Hampir Habis Untuk Sunderland

Waktu Hampir Habis Untuk Sunderland

Gus Poyet yang merupakan pelatih Sunderland mengatakan bahwa waktu Sunderland hampir habis di Liga Premier Inggris jika mereka belum kunjung menang juga. The Black Cats gagal untuk meneruskan pola kemenangan mereka setelah tengah pekan menang atas Chelsea di Capital One Cup, pada akhir pekan ini mereka harus puas bermain seri dengan Norwich di Stadium of Light. Sunderland juga harus menerima kenyataan kalau palang pintu mereka, Wesley Brown, pada akhirnya harus diusir wasit karena menerima kartu merah. Wes Brown yang merupakan mantan pemain Manchester United harus keluar lapangan di sepuluh menit jelang bubaran karena tekel kasar nan kerasnya terhadap Ricky Van Wolfswinkel.

Pelatih utama Sunderland tersebut menyatakan kalau mereka terus seperti ini maka status Sunderland sebagai salah satu klub yang bermain di Liga Premier Inggris akan berakhir pada musim ini. Mereka harus menerima kenyataan gagal bertahan di kompetisi paling elit di jagat Inggris tersebut. Anak asuhan Poyet harus puas bermain imbang dengan skor kaca mata 0-0 dari tamu mereka Norwich City, kemarin malam di Stadion kebanggaan mereka sendiri yakni, Stadium Of Light. Belum lagi pasukan Kucing Hitam harus mengakhiri pertandingan dengan 10 orang pemain karena Wesley Brown diusir wasit akibat tekel kasrnya terhadap pemain Norwich City Ricky Van Wolfswinkel.

Setelah 17 pertandingan, Sunderland masih berada di dasar klasemen. Mereka harus mengejar defisit empat poin dari posisi aman degradasi. “Saya adalah orang yang realistis.  Saya sadar waktu hampir habis untuk kami.” Kata Poyet dalam konferensi pers usai laga. Dia kemudian melanjutkan, “Kami kalah dari pertandingan ke pertandingan. Hal ini memang sangat menyakitkan. Kami tahu bahwa hari ini secara teknik dan kelas serta semangat bertanding kami amat lemah.” Poyet tetapi menolak untuk berkomentar atas kartu merah yang diterima oleh Brown. Brown juga harus dikeluarkan oleh wasit bulan lalu karena memprotes keras keputusan wasit. Hal tersebut mungkin dilakukan Poyet untuk menjaga perasaan anak buahnya tersebut.

“Saya tidak akan berkomentar tentang kartu merah tersebut. Saya tidak akan berkomentar terhadap apapun keputusan wasit karena itu tidak ada manfaatnya sama sekali.” Kata pelatih asal Uruguay tersebut. Dia melanjutkan, “ketika anda berada pada dasar klasemen alias papan bawah kemudian anda kehilangan pemain yang anda tidak ingin dia pergi, atau keputusan yang anda tidak setujui, ya, biarlah itu terjadi, tetapi, bagaimana caranya anda menghindari kehidupan di papan bawah ini.” Poyet kemudian mengatakan kalau dia akan bekerja keras untuk mengubah Sunderland pasca liburan, Sekarang yang terpenting adalah bertahan dulu dengan kondisi yang ada. Saat semua libur saya akan bekerja keras mencari cara agar Sunderland bisa bertahan.”